Life lessons #1

Hai! ini udah cukup lama setelah gue gak nulis-nulis diblog..well,bukannya gak mau nulis cuman agak sulit mencari inspirasi untuk menulis..

Setelah mencari-cari,dengerin lagu,baca buku,dan doing another stuffs.finally i found an idea,YEAY!
gue akhirnya menemukan satu hal yang akan gue bahas di blog ini...but it's not about love,because i know people getting bored with that.ini tentang seorang gadis yang pernah merasa depersi dan gak tau harus gimana lagi until she almost ended up her life...iya,gadis itu gue.

Gue tergolong orang yang selalu memikirkan perasaan orang,terlebih perasaan orang-orang yang gue sayang..kayak teman dan keluarga gue..sifat ini yang bikin gue gampang depersi, gue gampang nangis,gue gampang dibodohin orang,intinya gue sangat rapuh dan sulit untuk berdiri sendiri.gue sering menyerah dengan kehidupan gue,tapi gak pernah berfikir untuk mengakhiri hidup gue.

Sampai belakangan ini gue jadi lebih gampang depresi dan murung dengan masalah-masalah yang sebenarnya bukan suatu hal yang rumit dan gak bisa untuk diselesaikan,but i can't thinking clearly at that point.ditambah lagi setelah kepergian alm.papa gue,gue makin merasa hidup gue ga ada gunanya lagi.

Seumur-umur hidup gue,gue gak pernah mikirin yang namanya "bunuh diri",like i was thinking that kinda stupid.tapi ntah kenapa saat itu gue mikir buat mati aja dan menghilang dari dunia ini.pokoknya gue selalu merasa "without me,everything gonna be alright".

Gue juga tipikal orang yang selalu "menyakiti" diri sendiri kalo lagi stress dan ada masalah yang sangat berat untuk hidup gue.gue gak bisa gak cerita sama orang,but i always thinking that nobody care about me.because they have problem too,apa mungkin mereka bisa membagi waktu mendengarkan curhat-curhatan gue?

Tapi gue sadar ternyata masih ada yang perduli sama gue,masih ada yang sayang dan sebenarnya mereka ada disebelah gue.cuman memang gue aja yang gak pernah tau dengan sikap perduli dan sayang mereka ke gue.gue cuman mikir disini gue adalah orang yang paling sengsara dan yang paling dibenci orang.until i know,orang yang sayang sama gue ternyata selalu ada disisi gue.

Dan yang bikin gue lebih ngerasa gue masih sangat beruntung disaat gue mendengar cerita-cerita teman gue.gue yang selalu merasa gue adalah orang yang paling banyak masalah didunia ini,ternyata masih ada orang yang lebih lagi dari gue,yang masalahnya harusnya bisa bikin mereka ngedown tapi mereka tetap semangat dan selalu ceria.

Gue sangat malu dalam hal ini,kenapa gue terlalu bodoh? kenapa gue selalu merasa gue adalah orang paling banyak masalah nya dibandingkan 7 miliar manusia di dunia ini? mungkin ini saatnya gue belajar untuk lebih bersyukur.

Bersyukur masih ada yang sayang.
Bersyukur masih diberi keluarga yang menyayangi gue.
Dan,
Bersyukur masih diizinin untuk hidup sampai sekarang.

Karena setiap detik yang Tuhan berikan ke kita,adalah waktu untuk kita bersyukur kepada-Nya.

"There's always something to be thankful for."


Komentar

Postingan Populer