Kosong
semakin dewasa gue semakin berpikir, apa yang benar-benar gue mau? apa yang benar-benar menjadi target hidup gue? apa yang gue lakuin sekarang?. semua pertanyaan itu muncul dikepala gue terus menerus, membuat gue semakin gak paham dan gatau apa yang gue mau. gue, mahasiswi semester 3 di jurusan filsafat dan ngambil 24-23 sks tiap semester (kalau untuk semester 1 udah dipaketin sama fakultas jadi masih 18 sks) and still, I don't even know what the hell I'm doing here.gue seperti orang yang gatau maunya apa tapi yaudah akhirnya dia memilih untuk ngelakuin semuanya. orang pikir gue memilih untuk menjadi ambis, nyatanya gue cuman gatau gue mau kemana, gue cuman gatau gue lagi ngapain.
yang gue rasain sekarang ya gue cuman kuliah, nugas, kuliah, nugas, dan kadang keluar bareng teman-teman gue. that's it, that's only thing I can do. gue ngambil 24-23 sks cuman karena gue pengen cepat lulus dari kampus, tapi apakah gue tau apa yang bakalan gue lakuin setelah lulus? yup, the answer is no. how to cope with this kind of feelings? gue pengen menikmati masa-masa kuliah gue tanpa harus merasa kalo gue harus cepat lulus dan dapat pekerjaan, tapi selalu ada bayangan yang membuat gue dan memaksa gue untuk cepat-cepat bertanggung jawab dengan semua hal orang dewasa ini. keadaan memaksa gue untuk menjadi kuat dan bisa menyesuaikan dengan kerasnya hidup, tapi nyatanya, gue bukanlah orang itu. gue masih sering meminta tuhan untuk mengambil gue karena gue sangat tidak menghadapi beratnya dunia ini. tapi kayaknya tuhan tau, gue sebenarnya bisa bertahan tapi gue aja yang terus ngeyel dan selalu bilang gak kuat.
tapi, gue mikir gimana kalo Tuhan terlalu percaya dengan gue? mungkin saja gue sebenarnya gak sekuat dan semampu itu menghadapi kebingungan ini sendirian, tapi Tuhan kayaknya benar-benar percaya kalo gue bisa. gue hanya menulis disaat gue sedih dan bingung. dan sekarang gue sedang berada di posisi itu.
sedih dan bingung, kenapa hidup begitu bajingan?
Komentar
Posting Komentar